Preview Liga Spanyol - Balapan Tiga Teratas

Tips Pasaran Bursa Taruhan dan Prediksi Bola
BERITA BOLA,- Dapur pacu sepak bola Liga Spanyol antara duo Madrid dan Barcelona akan terus berasap hingga musim usai.

Atletico Madrid berpeluang untuk memperpanjang selisih poin dengan Barcelona saat menjamu tim papan tengah klasemen Villarreal di laga akhir pekan nanti. Pasalnya tuan rumah cukup tangguh jika berlaga di laga kandang.

Dalam 25 kali pertemuan, Atletico Madrid hanya mampu meraih 9 kali kemenangan, 6 kali imbang serta 10 kali menelan kekalahan atas Villarreal. Namun di laga terakhir Los Rojiblancos sukses membendung perlawanan Yellow Sub Marine di laga tandang.

Sialnya sang bomber andalan, Diego Costa diragukan tampil di laga nanti. Pasalnya striker Spanyol tersebut mengalami cedera saat berlaga di Liga Champions, tengah pekan kemarin.

Praktis David Villa akan diplot sebagai penggedor utama tuan rumah. El Guadje sendiri sejauh ini sudah mencetak 13 gol dan 4 asisst.

Sementara tim tamu dipastikan tidak akan memasang Giovanni Dos Santos lantaran masih mengalami cedera. Praktis lini tengah mereka sedikit kehilang keseimbangan.

Tugas berat memang diemban Villarreal mengingat Atletico Madrid belum pernah menelan kekalahan di Vicente Calderon sejak Mei 2013 lalu. Sementara san tamu hanya mampu meraih 2 kali kemenangan dan 3 kali menelan kekalahan di 5 laga tandang terakhir.

Dari sisi pertahanan, Atletico Madrid baru mengalami kebobolan sebanyak 22 gol hingga pekan ke 31 La Liga. Villarreal jelas lebih buruk namun mereka cukup produktif dengan mencetak 51 gol hingga pekan 31 La Liga.

Sang runner-up, Barcelona juga diprediksikan akan meraih kemenangan mudah saat menjamu sang juru kunci La Liga, Real Betis. Namun tim tamu tentu tidak ingin menjadi bulan-bulanan lantaran tengah berusaha untuk bisa bertahan di kancah tertinggi La Liga Spanyol musim depan.

Dalam laga terakhirnya Barcelona gagal memanfaatkan keuntungan tampil di hadapan puluhan ribu fans yang memadatai Nou Camp kala ditahan imbang 1-1 Atletico Madrid, Rabu (2/4). Namun di La Liga Blaugrana berhasil mencuri poin penuh saat bertandang ke markas Espanyol beberapa pekan lalu.

Hal yang paling mengganggu datang dari segi nonteknis. Kini Barcelona dihantam masalah karena mendapatkan vonis larangan membeli atau menjual pemain selama 14 bulan oleh FIFA.

Sanksi ini dikeluarkan karena Barcelona melanggar regulasi terkait transfer pemain usia di bawah 18 tahun dan pemain non-Spanyol. Jelas ini akan sedikit memengaruhi performa tim di lapangan.

Terlebih lini pertahanan tuan rumah makin keropos kala harus ditinggal Gerrad Pique yang menepi lantaran cedera. Namun masih bisa berharap pada tuah Nou Camp kala mereka makin menakutkan jika menjalani laga kandang.

Tatkala para pesaing menjalani laga kandang, Real Madrid justru harus bertandang ke Real Sociedad. Laga ini akan menjadi batu sandugan jika Los Blancos tak hati-hati.

Tak hanya itu, kondisi Cristiano Ronaldo seusai mengalami cedera ringan pun belum masih diragukan. Tak hanya itu Angel Di Maria dan Jese Rodriguez juga masih lama berada di ruang perawatan.

Jelas ini kerugian besar sekaligus tatangan bagi Carlo Ancelotti. Apakah sang Italiano mampu memberi kemenangan meski tanpa skuad impian. (Agus Triyana)
Baca Selengkapnya

Napoli vs Juventus - Ujian Berat Bianconeri

Tips Pasaran Bursa Taruhan dan Prediksi Bola
BERITA BOLA,- Ujian berat menanti Juventus. Napoli akan menguji konsistensi Bianconeri di San Paolo, Senin (31/3) dini hari. Juve yang tak terkalahkan di 22 laga terakhir, dua diantaranya imbang, mesti bersiap menghadapi perlawanan sengit Partenopei.

Skuat besutan Rafael Benitez begitu mendamba kemenangan. Mereka hanya menang dua kali dan imbang sekali dari lima laga terakhir. Gonzalo Higuain dkk kian tertinggal di belakang AS Roma di peringkat kedua dan punya tabungan satu laga.

Dalam lima pertemuan terakhir di Naples, “Nyonya Tua” hanya mampu meraih dua hasil imbang dan lainnya kalah. Hasil itu berbanding terbalik dengan empat kemenangan dan sekali imbang di Turin.

Pelatih Juve Antonio Conte mesti jeli meracik strategi jitu untuk meredam agresivitas tuan rumah. Pemilihan skuat juga akan menentukan hasil akhir pertemuan dua raksasa Italia ini.

Para fans La Vecchia Signora tentu berharap Marek Hamsik dkk tersandung seperti saat kalah dari Fiorentina di Seri A dan diimbangi Porto di leg kedua babak 16 besar sepak bola Liga Champions. Tapi, mereka juga masih bisa memaklumi jika tim kesayangannya hanya mampu membawa pulang hasil imbang.

Yang penting adalah Carlos Tevez dkk tidak pulang dengan kepala tertunduk lesu. Toh Juve masih unggul 14 angka dari Roma di peringkat kedua. Dengan 8 laga tersisa, mereka masih diunggulkan bisa mempertahankan baju gelar juara Seri A.
Baca Selengkapnya

Real Madrid vs Rayo Vallecano - Menang Harga Mati

Tips Pasaran Bursa Taruhan dan Prediksi Bola
BERITA BOLA,- Real Madrid mesti membayar mahal buruknya penampilan mereka. Dua kekalahan beruntun dari Barcelona dan Sevilla membuat Los Blancos terlempar dari puncak klasemen ke posisi ketiga.

Tak ada jalan lain, mereka wajib menang saat menjamu Rayo Vallecano di Santiago Bernabeu, Minggu (30/3) dini hari. Jika kalah lagi, El Real mungkin harus mengucap selamat tinggal pada gelar juara La Liga.

Itu akan menjadi tiga kekalahan beruntun dalam waktu kurang dari sepekan. Tak hanya di papan klasemen, mental dan percaya diri Cristiano Ronaldo dkk bisa terpuruk semakin dalam.

Untungnya, Pelatih Carlo Ancelotti sudah bisa menurunkan Sergio Ramos yang baru saja kembali usai menjalani sanksi larangan main. Lini tengah mereka akan jauh lebih kuat dengan hadirnya bek asal Spanyol itu.

Rayo akan datang ke Bernabeu dengan percaya diri tinggi setelah tak terkalahkan di lima laga terakhir, empat diantaranya berakhir dengan kemenangan. Mereka pun keluar dari zona merah.

Rayo seperti biasa selalu menyulitkan Los Merengues. Pada pertemuan pertama, November lalu, sepasang gol Jonathan Viera dari titik putih membuat Carlo Ancelotti mesti khawatir sebelum timnya akhirnya menang dengan skor 2-3.
Baca Selengkapnya

Munchen vs Hoffenheim - Menambah Catatan Rekor

Tips Pasaran Bursa Taruhan dan Prediksi Bola
BERITA BOLA,- Meriahnya pesta juara sepak bola Bundesliga ke-24 baru saja berakhir. Namun, sukacita para fans Bayern Munchen masih jelas terlihat. Itu juga yang ingin dipertahankan Bayern saat menjamu Hoffenheim di Allianz-Arena, Sabtu (29/3) malam.

Pelatih Die Roten Josep Guardiola masih ingin memberi kebahagiaan kepada para suporter tercinta. Ia meminta anak asuhnya tetap tampil sepenuh hati di kandang sendiri dan meraih kemenangan ke-20 secara beruntun.

Meski demikian, ia juga tahu konsentrasi para penggawanya akan terpecah dengan laga leg pertama babak perempat final Liga Champions melawan Manchester United di Old Trafford, empat hari kemudian.

Pep sepertinya akan lebih banyak menurunkan barisan pemain mudanya di laga kontra Hoffenheim. Kemenangan akan menjaga misi mereka mengakhiri musim dengan catatan tak terkalahkan di liga domestik.

FC Hollywood juga ingin mengukir rekor baru dalam perolehan nilai. Mereka masih membutuhkan 14 angka untuk menyamai perolehan poin total musim lalu saat masih ditangani Jupp Heynckes.

Yang juga menarik, Bayern hanya membutuhkan sebiji gol lagi untuk mencetak 80 gol di liga domestik musim ini. Mereka juga ingin mengukir rekor menjadi tim yang paling sedikit kebobolan di Bundesliga.

Rekor saat ini adalah kebobolan 18 gol milik Bayern dengan Manuel Neuer di bawah mistar dan Tom Starke sebagai cadangan. Saat laga masih tersisa tujuh laga, mereka baru kemasukan 13 gol.

Khusus untuk Neuer, eks penjaga gawang Schalke 04 juga hanya membutuhkan lima catatan clean sheets lagi untuk menyamai rekor musim lalu sebanyak 21 kali. Namanya bakal semakin melejit jika mampu mengukir catatan tak kebobolan lebih banyak.
Baca Selengkapnya

Arsenal vs Man City - Ancaman Untuk Meriam London

Tips Pasaran Bursa Taruhan dan Prediksi Bola
BERITA BOLA,- Manchester City tengah on-fire. Tiga kemenangan beruntun di Liga Primer adalah bukti ketangguhan mental juara tim besutan Manuel Pellegrini. Mereka sudah lama melupakan kegagalan di Liga Champions. Saatnya, fokus sepak bola mengejar titel Liga Primer.

Arsenal akan menjadi lawan terberat setelah Manchester United, akhir pekan lalu. The Gunners akan tampil di hadapan para pendukungnya sendiri di Stadion Emirates. Tapi, bukan City kalau langsung lari terbirit-birit.

Pellegrini adalah peracik strategi ulung. Lihat saja, rival sekota mereka, Man United mesti terkapar di Old Trafford. Skornya pun tak main-main, tiga gol tanpa balas. Satu hasil yang kian menambah panas kursi dan baju manajer David Moyes.

Barisan serang “Manchester Biru” kian menakutkan. Edin Dzeko dan Alvaro Negredo, plus penyerang muda Stevan Jovetic adalah ancaman untuk barisan pertahanan “Meriam London”.

Menarik disimak strategi Manajer Arsene Wenger menghadapi tangguhnya lini per lini City. Mereka jelas sangat menantikan kemenangan setelah hanya meraihnya dua kali di enam laga terakhir Liga Primer.

Sang Profesor sendiri menolak anggapan timnya tak lagi berpeluang juara liga. Kekalahan memalukan setengah lusin gol dari Chelsea di Stamford Bridge plus hasil imbang 2-2 melawan Swansea City di Emirates membuat harapan Mesut Ozil dkk menjuarai Liga Primer meredup.

“Semua kini tergantung para pemain. Semua menyebut kami harus mewaspadai Everton. Kenapa hanya memikirkan posisi keempat. Masih banyak laga yang bisa mengubah segalanya,” kata Wenger di situs resmi klub.

Yang pasti, City akan tampil lebih percaya diri. Mereka masih punya tabungan dua laga. Belakangan, performa Yaya Toure dkk di laga tandang juga terus membaik. The Citizens berhasil mencetak 19 gol dari enam laga tandang terakhir.

Salah satu pemain yang mesti diwaspadai Per Mertesacker dkk adalah Toure. Ia hanya membutuhkan sebiji gol lagi untuk mengukir 50 gol sejak bergabung dari Barcelona pada 2010 lalu. Itu adalah catatan yang luar biasa untuk seorang gelandang.

Pada laga lainnya, Chelsea mesti bersiap menghadapi perlawanan sengit Crystal Palace. The Blues tentunya mengincar kemenangan untuk memberi tekanan kepada pesaing terdekatnya, Man City dan Liverpool.

Ini adalah ujian terberat Manajer Jose Mourinho. Palace adalah rival sesama Kota London. Apalagi mereka akan tampil di hadapan para pendukungnya sendiri. Jika tak hati-hati, mereka bisa pulang dengan kepala tertunduk lesu.
Baca Selengkapnya

Manchester City vs Sunderland : Piala Liga Inggris

Tips Pasaran Bursa Taruhan dan Prediksi Bola
BERITA BOLA,-  Gelandang Manchester City, Samir Nasri berharap beruntung di Wembley, saat timnya menghadapi Sunderland di final Piala Liga Inggris, Minggu (2/3). Pasalnya ia sudah dua kali sial di Wembley.

Pertama, saat masih membela Arsenal, gelandang asal Prancis ikut mengalami kekalahan 2-1 dari Birmingham City di final Piala Liga pada 2011. Lantas, Nasri mengalami "kutukan" yang sama ketika City ditekuk Wigan Athletic di final Piala FA musim lalu.

"Saya tidak memiliki kenangan bagus dengan klub saya, karena saya kalah di sana dalam partai final, bersama Arsenal dan Manchester City," katanya kepada Sky Sports.

Sementara itu, meski tak ikut bermain di Stadium of Light November lalu, Fernandinho turut menyaksikan kekalahan timnya atas Sunderland. Kali ini ia sudah pulih dan siap dimainkan sejak awal ketika kembali berhadapan dengan The Black Cats di final Piala Liga.

Oleh karenanya Fernandinho tak mau membuat pengecualian saat melawan Sunderland di Wembley Minggu nanti. Bila City sukses memenangi duel tersebut, artinya Fernandinho akan mengangkat trofi di musim perdananya di Inggris.

"Akan menjadi start yang luar biasa di musim pertama saya di Inggris , bila bisa menjuarai Piala Liga." katanya lagi.

Di sisi lain, Manajer Manuel Pellegrini menganggap Piala Liga sebagai sebuah batu loncatan. Andai bisa mendapatkan trofi tersebut, maka klub yang ia bina bakal mendapatkan suntikan moral luar biasa untuk memenangkan trofi lainnya di musim ini.

Ini adalah kesempatan Pellegrini untuk mempersembahkan trofi pertama bagi klub semenjak ia ditunjuk sebagai manajer menggantikan Roberto Mancini di musim panas lalu. Sang manajer pun tampaknya tidak ingin menyia-siakan kesempatan, demi meningkatkan kondisi moral timnya.

“Capital One Cup memberikan kami kesempatan untuk mengangkat moral semua orang dan kami bisa menggunakannya sebagai modal untuk melakoni laga berikutnya dan saya harap, setelah itu kami terus berkembang,” tutur Pellegrini menurut laporan The Mirror.

Sementara itu, Manajer Sunderland Gustavo Poyet mengakui, Manchester City punya motivasi ekstra untuk mengalahkan timnya di final Piala Liga. The Citizens kalah di Wembley pada musim lalu oleh Wigan Athletic, di final Piala FA.

"Ini akan menjadi laga yang sangat sulit. Kami menyadari Manchester City, para pemain yang mereka miliki, kesempatan, dan apa yang terjadi pada mereka tahun lalu di Piala FA," ujarnya dilansir Clubcall.com.

Menyambut final, Manajer Sunderland tersebut pun mengaku antusias. Dirinya tak lupa mendoakan Manchester City agar mengalami hari yang buruk saat laga final digelar, sehingga Sunderland bisa memetik keuntungan dari situasi itu.

"Siapa tahu, itu akan menjadi laga menarik, dan semoga mereka merasakan hari yang buruk, sehingga kami bisa mengambil kesempatan," kata Poyet.

Si Kucing Hitam terakhir kali mencapai final Piala Liga pada 1985. Dalam kesempatan tersebut mereka dikalahkan Norwich City.
(Agus Triyana)
Baca Selengkapnya

Atletico Madrid vs Real Madrid : Derby Krusial

Tips Pasaran Bursa Taruhan dan Prediksi Bola
BERITA BOLA,-  Seusai pesta gol ke gawang Schalke pada babak 16 besar Liga Champions, Rabu (26/2), kini Real Madrid mengalihkan perhatian ke pertandingan krusial akhir pekan ini di La Liga. Pasalnya, El Real akan melakoni derby Madrid melawan rival sekota, Atletico Madrid, Minggu (2/3).

Pertandingan di Vicente Calderon ini tak cuma menjadi adu gengsi antara tim satu kota, tetapi ikut menentukan persaingan memperebutkan gelar juara La Liga. Bagi Madrid, kemenangan akan membuat peluang juaranya kian tebal, sekaligus mempersempit kans Atletico.

Pasalnya, saat ini Madrid, yang menempati puncak klasemen sementara. Mereka unggul tiga poin atas Atletico dan juga Barcelona yang ada di urutan kedua.

Pada final Copa del Rey musim lalu, Atletico memecundangi Madrid 2-1 di Santiago Bernabeu. Los Rojiblancos melanjutkan catatan positif itu dengan kemenangan 1-0 pada pertemuan pertama La Liga musim ini, juga di tempat yang sama.

Namun, setelah itu Madrid memperlihatkan grafik penampilan yang sangat menjanjikan. Pasukan Carlo Ancelotti ini menyingkirkan Atletico dari semifinal ajang Copa del Rey dengan agregat 5-0 untuk menjejakkan kaki di final.

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan terus mempertahankan tren positif dengan tidak terkalahkan dalam 27 pertandingan di semua kompetisi. Termasuk saat mencatat kemenangan meyakinkan atas Schalke di Gelsenkirchen.

Ini menjadi modal sangat penting jelang laga melawan Atletico. Apalagi, pesta gol itu dipersembahkan secara adil oleh trio penyerang Ronaldo, Gareth Bale, dan Karim Benzema, yang masing-masing mencetak dua gol.

Sementara itu, Atletico pun mengusung misi untuk meraih poin penuh di kandang sendiri. Tidak ada pilihan bagi Diego Costa dan kawan-kawan karena hanya dengan kemenangan membuat mereka bisa merajut asa meraih gelar pertama di La Liga sejak menyabet dua trofi (La Liga dan Copa del Rey) pada tahun 1996.

Akan tetapi, kekalahan 0-3 dari Osasuna pada pekan lalu menjadi indikasi pasukan Diego Simeone ini sedang dalam kondisi tak stabil, meskipun mereka tak menurunkan kekuatan terbaiknya. Tampaknya konsentrasi tim terganggu lantaran mereka juga sedang berjuang di Liga Champions sehingga Simeone harus merotasi pemain.

Namun, bek sayap Juanfran menegaskan bahwa hasil buruk melawan Osasuna sudah dilupakan. Kini mereka menatap laga melawan Madrid demi menjaga persaingan meraih gelar, sekaligus membangkitkan gairah.

"Kami melakukan persiapan dengan baik dan jika kami mengalahkan Madrid segalanya akan berbeda. Kami bermain di stadion kami, di mana kami tak terkalahkan [di La Liga musim ini] dan saya yakin kami bisa bermain dengan baik dan menang," ujarnya di situs resmi klub.

Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti mengaku terkejut Atletico Madrid mampu bersaing dengan timnya dan Barcelona dalam perebutan gelar juara La Liga. Meski begitu, ia menilai terlibatnya Atletico dalam perebutan gelar juara La Liga adalah hal positif.

"Ini adalah musim yang menarik, sangat menarik. Ada tiga tim yang berani dan kuat bersaing merebut gelar. Ini adalah kejutan karena saya sempat berpikir bahwa persaingan hanya akan melibatkan Barcelona dan Madrid. Namun, Atletico melakukan pekerjaannya dengan sangat baik. Sangat mengejutkan melihat pada level ini bahwa nilai 60 tak cukup untuk berada di puncak klasemen," ujar Ancelotti.
(Agus Triyana)
Baca Selengkapnya